Jenis bahan untuk PDH atau kemeja Kerja

PDH atau Pakaian Dinas Harian begitu umum dipakai dengan berbagai pilihan kain hingga warna. Bagi perusahaan maupun instansi yang membuat juga turut memberikan identiats perusahaan di bagian kemeja. butuhbaju konveksi domisili di surabaya dan gresik akan memberikan gambaran untuk bahan yang rekomendasi.

kemeja PDL yang kuat dan kasar yang umumnya dibuat agar menunjang pekerjaan di lapangan, maka kemeja PDH cenderung lebih lembut karena fungsinya sendiri sebagai pakaian kerja harian di ruangan. Untuk menunjang pekerjaan agar tetap nyaman, maka jenis kain adalah faktor penting. Berikut ini pilihan kain untuk PDH paling umum digunakan :

  • Japan Drill => Kemeja PDH umumnya memakai Japan drill. Karakter kain ini ialah kuat dan tebal. Selain cocok untuk pakaian dinas di ruangan, juga cocok untuk pakaian dinas di lapangan. Kain ini memiliki kompoisis dari katun dibandingkan polyster sehingga lebih nyaman dipakai.
  • American drill => Sebagai bahan segaram dinas dan kerja, American drill dibuat dari campuran polyster dan katun. Sebagai seragam PDH, inilah jenis kain yang paling banyak digunakan.
  • Taipan Drill => Ciri khas kain ini ialah teksturnya yang lentur dan tak mudah kusut. Seagam PNS dan juag dinas pemerintah hingga swasta banyak yang memilih kain ini dengan berbagai pilihan warna yang ada.
  • Polyester => Variasi kain ini ada banyak.  Ada yang dikelompokkan ke dalam low twist hingga high twist. Salah satu kain yang jadi favorit untuk PDH ialah bahan twist yang halus namun berbobot dan memiliki ketahanan yang tinggi.
  • Twill cotton => Permukaan kain ini memiliki ciri yang sama dengan drill yaitu diagonal. Karakter kain awet dan kuat. Bukan hanya PDH, twill cotton juga cocok untuk pakaian dinas lapangan dan jaket.
  • Nagata Drill => Variasi untuk kain ini lebih banyak digunakan untuk bahan PDH atau kemeja kerja karena warnanya tidak mudah luntur, memiliki kosentrasu katun yang tinggi  memiliki serat benang yang tebal namun tetap dingin dan nyaman di pakai